Skip to main content

Hater's gonna hate. Lover's gonna love

Di dunia ini, merupakan hal biasa bahwa seseorang memiliki hater. Ya, pembenci. Bahkan manusia paling sempurna pun, Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam memiliki pembenci, ya.. manusia- manusia sombong yang enggan mengakui kenabian Beliau dan yang enggan menerima kebenaran yang disampaikan Beliau. Jadi, bukan merupakan hal yang aneh bila kita, manusia yang jauh dari kata sempurna ini memiliki pembenci.
Mungkin seringkali kita berpikir,
“kenapa sih dia kok sebel banget sama aku?”
“aku salah apa sih kok dibenci sama dia?”
“apa ada yang nggak bener di aku ya kok ada aja yang benci sama aku?”

Sering sekali pikiran seperti itu muncul dalam benak kita. Kita merasa bingung dan seketika kecewa dan sedih ketika mengetahui ada seseorang yang membenci kita. Dan tak jarang kita malah menyalahkan dan merendahkan diri sendiri. Sebenarnya, pertanyaan- pertanyaan semacam itu tidaklah memperbaiki suasana hati kita melainkan menambah beban dalam hati kita. Jadilah orang yang positif. Sayangi dan hargailah dirimu sendiri. Memang perlu untuk kita merefleksikan diri. Tapi bukan berarti meng’iya’kan atau mem’benar’kan orang- orang yang membenci kita.

Setiap orang memiliki subyektifitas tesendiri mengenai penilaian “orang baik”. Jadi, jadilah orang baik sesuai standarmu. Tak perlu memenuhi standar orang lain. Jika ingin menjadi orang baik yang mendekati sempurna maka cobalah untuk mencontoh Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam karena beliau sebaik- baiknya contoh untuk kita. Tak perlu memusingkan penilaian orang lain selama kita tahu apa yang kita lakukan adalah hal yang benar dan tidak melanggar aturan apapun. Percayalah bahwa setiap kebaikan akan dibalas pula dengan sebuah kebaikan. Yakinlah Allah akan selalu membantumu selama kamu senang membantu saudaramu. Dan ingatlah pesan dari sahabat Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam.
“Tak perlu menjelaskan tentang dirimu pada siapapun. Karena yang menyukaimu tidak membutuhkan itu. Dan yang membencimu tidak akan mempercayai itu.”- Ali bin Abi Thalib.

Intan Permata

Comments

Popular posts from this blog

Jadi Guru?? (Part 2)

 Bismillah.. Mari kita lanjutkan setelah sekian lama dalam diam hehe Jadi, saat sedang dalam kebingungan, tiba- tiba kakakku yang berada di luar kota menghubungiku melalui aplikasi pesan. Dia bertanya padaku, apakah aku bersedia mengajar di SMP khusus putri di dekat tempat tinggalnya karena kebetulan SMP tersebut masih baru dan membutuhkan guru bahasa Inggris. Sejenak, aku merasa seperti mendapat jawaban atas kebingunganku saat ini. Tapi, itu tidak lantas membuatku langsung menerima tawaran dari kakakku karna aku juga belum merasa yakin untuk mengajar. Tidak pernah terbayangkan olehku bagaimana nantinya jika aku mengajar. Dalam hatiku, masih ada keinginan cukup besar untuk tidak menjadi guru. Tapi di sisi lain, ada sedikit keinginan dalam diriku untuk mencoba menyalurkan ilmu yang selama ini aku dapat di bangku perkuliahan. Aku benar- benar bingung kala itu... Hingga akhirnya, aku memutuskan untuk sholat istikharah dan benar- benar pasrah meminta petunjuk kepada Allah. Aku berdoa a...

The Worldly Life

Bismillah This may be the shortest post I've ever made until now. About this world, I think most of us have known that this is temporary. There'll be the end of this world. We'll surely leave this worldly life, yet we feel so hard to disengage from this world. Why? Cause our desire toward anything in this world is higher than our desire toward the Hereafter. Perhaps. I don't find the reason yet, tbh. But one sure thing is that, everyone shall taste death. Death, that's not the end of our life. That's the start toward the eternal life. The destination will be only two, Paradise or hellfire. Thus, prepare carefully for we're here in this world to get the nicest eternal life, insyaa Allah. May Allah guide us always ❤

Re-Hello

Bismillah.. Alright.. Welcome back me to this unseen world (re: blog) Okee.. Jadi sebenernya ini bukan blog pertama aku. Dulu aku udah pernah bikin, alamatnya pintansblog.blogspot.com . Nah karena aku bikin itu waktu jaman jahiliyah, alias jaman alay gitu, jadi aku pengen ngedit- ngedit isinya gitu biar lebih bermanfaat *ceileh gaya bermanfaat ceunah Tetapi, sayangnya aku lupa password blog aku yang itu. Jadilah aku bikin blog baru lagi.. Sebenernya pengen menghidupkan hobi menulis lagi juga sih, makanya CLBK gitu buat nge-blog.. Dan karena usia semakin menunjukan kedewasaan *halah* jadi ya pengen bikin blog yang lebih bermanfaat gitu eheueheuehue Well, disini aku pengen share tentang cerita kehidupan. Sebenernya simple sih.. Kalian bisa lihat di judul aku gitu kan "I typed your common stories". Jadi intinya itu, aku pengen mengulas tentang hal- hal yang biasa kita temuin. Tapi, karena aku suka ngasih motivasi dan bisa dibilang agak bawel, jadi yaa mungkin disetiap postingan...